Panduan Menentukan Harga Sewa Lapangan Voli
Menentukan harga sewa lapangan voli bukan sekadar pasang angka lalu jalan. Harga yang tepat bisa membuat lapangan Anda ramai peminat, cepat balik modal, dan punya nilai jual tinggi. Sebaliknya, harga yang asal-asalan justru bikin lapangan sepi atau bisnis jalan di tempat.
Dalam panduan menentukan harga sewa lapangan voli, ada banyak faktor yang mempengaruhinya, termasuk jenis karpet lapangan yang dipakai. Bila Anda memakai karpet vinyl lapangan voli dari Rosring yang berkualitas, tentu akan mempengaruhi tinggi rendahnya harga sewa yang ditentukan.
Nah, agar Anda tidak salah, pahami panduan menentukan harga sewa lapangan voli pada artikel berikut ini!
Pentingnya Menentukan Harga Sewa Lapangan Sejak Awal
Menentukan harga sewa sejak awal itu krusial karena akan mempengaruhi arah bisnis ke depan. Harga sewa menjadi dasar perhitungan pemasukan, target balik modal, hingga strategi promosi.
Misalnya, jika Anda sejak awal menetapkan harga terlalu rendah, memang lapangan bisa cepat ramai, tapi keuntungan tipis dan sulit menutup biaya operasional. Sebaliknya, harga terlalu tinggi berisiko membuat calon penyewa berpikir dua kali.
Dengan perhitungan yang matang, Anda bisa mendapatkan harga yang sehat, kompetitif, dan tetap menguntungkan.
Baca Juga: Ukuran Lapangan Voli Standar FIVB
Apakah Harga Sewa Berdampak pada Tingkat Kunjungan?
Ya, sangat memiliki dampak yang signifikan. Harga sewa adalah salah satu faktor utama yang dipertimbangkan calon penyewa sebelum memutuskan bermain. Harga yang sesuai dengan kualitas lapangan akan meningkatkan tingkat kunjungan dan loyalitas pelanggan.
Jika lapangan memiliki lantai berkualitas, nyaman, dan aman, konsumen cenderung tidak keberatan membayar sedikit lebih mahal. Sebaliknya, harga murah dengan kualitas lantai yang licin atau cepat rusak justru membuat penyewa enggan kembali. Artinya, harga dan kualitas harus berjalan seimbang.
Terlebih, bila Anda menggunakan karpet vinyl lapangan voli dari Rosring, dijamin kualitasnya unggul, sehingga akan meningkatkan kemungkinan pengunjung order dan datang kembali.
Faktor yang Mempengaruhi Ketentuan Harga Sewa
1. Lokasi Lapangan
Lokasi dekat dengan keramaian, seperti mall di perkotaan, universitas, hingga perkantoran biasanya memiliki harga lebih tinggi. Karena akses mudah dan daya tarik masyarakat tinggi. Berbeda dengan lokasi pinggiran, yang mana aksesnya sulit serta jauh dari keramaian.
2. Jenis Lapangan, Indoor atau Outdoor?
Biasanya, lapangan indoor memiliki harga lebih mahal karena bisa digunakan kapan saja tanpa terganggu cuaca, pencahayaan lebih stabil, dan kesan profesional lebih kuat dibanding lapangan outdoor.
3. Material Lantai Lapangan
Pemilihan material lantai lapangan yang berkualitas, seperti karpet vinyl, maka Anda bisa menetapkan harga lebih tinggi. Dalam hal ini, Anda bisa mendapatkan karpet vinyl lapangan voli dari Rosring, dijamin sesuai standar dan premium.
4. Fasilitas yang Disediakan
Ruang ganti, toilet, tribun penonton, parkir luas, hingga pencahayaan LED akan meningkatkan nilai lapangan. Semakin lengkap fasilitas, semakin fleksibel Anda dalam menentukan harga sewa.
5. Hari Sewa, Weekend atau Weekday?
Permintaan biasanya lebih tinggi saat weekend. Banyak pengelola menerapkan harga berbeda, misalnya weekday Rp150.000 per jam dan weekend Rp200.000 per jam untuk mengoptimalkan pendapatan.
6. Sistem Sewa Lapangan
Sistem sewa per jam, paket bulanan, atau membership akan mempengaruhi harga. Paket langganan biasanya lebih murah, tapi menjamin pemasukan rutin. Namun, biasanya sistem per jam lebih mahal sedikit dibanding paketan.
Baca Juga: Biaya Pembuatan Lapangan Voli
Panduan Menentukan Harga Sewa Lapangan Voli
1. Analisis Pasar, termasuk Harga Kompetitor
Cek harga sewa lapangan voli di sekitar lokasi Anda. Misalnya, rata-rata harga kompetitor Rp180.000 per jam untuk lapangan indoor. Pengetahuan ini bisa jadi patokan awal sebelum disesuaikan dengan kualitas lapangan Anda.
2. Hitung Biaya Operasional, termasuk Biaya Tetap & Variabel
Menghitung biaya operasional, termasuk biaya tetap dan variabel jadi langkah utama sebelum menentukan harga sewa. Misalnya, setiap bulan mengeluarkan biaya tetap (sewa lahan Rp5 juta dan gaji staff Rp3 juta) dan biaya variabel (listrik & air Rp1,5 juta dan perawatan rutin Rp500 ribu).
Jadi, total biaya operasional bulanannya adalah Rp10 juta.
3. Jangan Lupa, Hitung Biaya Penyusutan
Dalam panduan menentukan harga sewa lapangan voli, menghitung biaya penyusutan tidak boleh diabaikan. Biaya ini penting untuk merencanakan anggaran keuntungan jangka panjang.
Anda perlu menghitung biaya penyusutan dari lapangan, perlengkapan olahraga, bangunan, hingga fasilitas lainnya.
4. Analisis BEP
Hitung titik impas bisnis (BEP) Anda, karena penting untuk mengetahui pendapatan yang diperlukan untuk menutupi semua biaya yang dikeluarkan.
Analisis ini membantu Anda menentukan harga sewa yang tepat. Dengan begitu, bisnis Anda bisa balik modal dalam waktu yang diinginkan, tanpa merugi.
5. Perhitungkan Fasilitas Tambahan
Fasilitas seperti adanya tribun, ruang ganti, hingga perlengkapan olahraga (bola voli, wasit, dsb) juga perlu diperhitungkan. Sebab, ini dapat mempengaruhi harga sewa yang perlu Anda tentukan.
Kesalahan dalam Menentukan Harga Sewa
1. Ambil Harga Terlalu Tinggi atau Rendah
Harga terlalu tinggi membuat lapangan sepi, sementara harga terlalu rendah membuat bisnis sulit berkembang.
2. Tidak Melakukan Analisis Pasar
Tanpa riset pasar, Anda hanya akan menebak-nebak harga.
3. Biaya Operasional Tidak Diperhitungkan
Banyak bisnis gagal karena lupa menghitung biaya kecil yang ternyata besar jika diakumulasi.
4. Menyepelekan Biaya Penyusutan & Perawatan
Banyak disepelekan, padahal menghitung biaya penyusutan dan perawatan penting dalam menentukan harga sewa.
Contoh Perhitungan dalam Menentukan Harga Sewa Lapangan Voli
Misalnya, total biaya operasional bulanan Anda sebesar Rp20 juta. Target jam sewa per bulan adalah 200 jam. Maka biaya per jam sekitar Rp100.000.
Jika Anda ingin margin keuntungan 30%, harga sewa idealnya sekitar Rp130.000 per jam.
Kapan Bisnis Sewa Lapangan Voli Bisa Balik Modal?
Balik modal biasanya tercapai dalam 1,5–3 tahun, tergantung investasi awal dan tingkat kunjungan.
Penggunaan lantai lapangan berkualitas tinggi membantu menekan biaya perawatan dan meningkatkan daya tarik, sehingga proses balik modal bisa lebih cepat.
Yuk, Bangun Bisnis Sewa Lapangan Voli Bernilai Jual Tinggi Bersama Rosring Sekarang!
Salah satu hal dalam panduan menentukan harga sewa lapangan voli adalah pemilihan karpet lantai lapangan.
Nah, bila Anda ingin menentukan harga sewa lewat lantai lapangan berkualitas, bermitra dengan Rosring Spesialis Karpet Lapangan solusinya.
Jadi, yuk, langsung saja pesan karpet vinyl lapangan voli berkualitas tinggi hanya di Rosring!